Cara Kerja Web Server

Berbicara mengenai web server, tentunya Anda mengenal seperti HTTP atau HTTPS. Web server merupakan sebuah perangkat lunak yang memiliki fungsi untuk melayani lalulintas data dengan hasil dokumen HTML. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat menyimak ulasan dari uraian cara kerja web server berikut ini.

Prinsip dan Tugas Web Server

Pertama dalam pembahasan yakni berupa prinsip serta tugas dari web server. Tugas dari web server ada dua, yakni mengirim dan menerima permintaan dari pihak klien.

Tugas yang dibebankan oleh web server sudah disesuaikan dengan jaringan yang ada di Indonesia. Tentu saja hal ini memudahkan aktivitas dari klien dan server yang tersedia.

Prinsip dari cara kerja web server yakni untuk mengatur lalulintas data dari klien ke server, maupun sebaliknya. Web server juga memiliki prinsip beberapa jaringan yang dikendalikan secara baik dan benar berdasarkan peraturan data yang ada.

Sehingga Anda tidak perlu takut terhadap berbagai kemungkinan buruk yang menimpa.

Cara Kerja Web Server

Untuk langkah pertama, dari pihak klien dapat berupa sebuah komputer desktop dengan minimal browser yang tersedia. Browser dapat berupa Google Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer, Opera, dan sebagainya. Jaringan yang digunakan cukup dua jenis, diantaranya adalah server intranet dan internet.

Dari adanya lalulintas data ini, komputer digunakan untuk fungsi utama sebagai web server. Agar komputer dapat diakses oleh pihak klien, maka komputer wajib dihubungkan oleh jaringan yang tersedia (baik dari Internet maupun Intranet). Browser dapat alamat HTTP maupun HTTPS seperti www.google.com.

Saat web server berjalan, maka akan memiliki kode komputer. Dalam hal ini kode komputer yang dimaksud adalah IP Address. Contoh dari IP Address adalah 252.08.01.02.03. IP Addres merupakan salah satu jenis kode dalam web server untuk mengetahui data internet. Oleh karena itu Anda perlu berhati-hati ketika berselancar di internet.

Selanjutnya pada hal ini klien akan meminta untuk menuju suatu halaman atau web yang dituju. Server yang ditampilkan dalam komputer klien akan diidentifikasi terlebih dahulu.

Misalnya ketika Anda melakukan pencarian tentang informasi data pelajaran. Maka hanya butuh beberapa detik untuk identifikasi data serta pemunculannya.

Contoh kecilnya dari cara kerja web server ini, Anda mengetik tulisan “www.google.com’ dari URL yang tersedia.

Lalu jaringan menyambungkan dengan data internet yang ada melalui internet ataupun intranet. Selanjutnya dari protokol HTTP akan dicari sebuah server bernama Google.

Dari cara kerja tersebut seolah-olah, server meminta data dari Google dengan petunjuk “Halo Google, ada klien yang meminta penghubungan data dari halaman utama. Dimana halaman utama dari Google?”

Penjelasan diatas disamakan cara kerja yang berarti sebagai sebuah klien meminta perhubungan halaman utama.

Selanjutnya yang terakhir adalah sisi web server. Pada sisi dari server akan disesuaikan dengan permintaan dari klien.

Jika dipikir kembali akan ada banyak jaringan yang meminta permintaan dari lalulintas internet. Sehingga server yang ada di dunia internet pun cukup banyak dan beragam.

Jika pada sisi server sudah menemukan pertanyaan atau permintaan data dari pihak klien tertentu. Maka hal tersebut akan mudah untuk diteruskan kepada jaringan yang dituju.

Ulasan dari cara kerja web server memang cukup mudah untuk dipraktikkan baik dari berbagai kalangan.

Header Depositphotos.

Leave a Comment

2 × two =