FTP Server Digunakan pada Topologi Jaringan dengan Arsitektur Apa?

Dalam ilmu sistem jaringan, tentu istilah FTP cukup populer didengar. Bahkan mungkin ada yang bertanya-tanya FTP server digunakan pada topologi jaringan dengan arsitektur seperti apa. Tentunya orang-orang yang berkecimpung di dunia teknik komputer jaringan akan merasa familiar dengan istilah ini.

Lantas, bagaimana dengan yang bukan berasal atau bahkan belum berkenalan dengan teknik komputer jaringan? Pastinya akan cukup merasa asing dengan FTP server bahkan untuk tahu apa sebenarnya yang dimaksud dengan istilah tersebut.

FTP Server, Apa Itu?

Tahukah Anda bahwa FTP server menjadi salah satu istilah yang sangat populer dalam urusan sistem jaringan. FTP merupakan kependekan dari File Transfer Protocol yaitu sebuah protokol internet guna melakukan pengiriman file yang dilakukan antar komputer menggunakan media jaringan.

FTP juga dikenal sebagai protokol paling tua sepanjang sejarah adanya komputer dan masih digunakan sampai detik ini. Sementara itu, yang dimaksud dengan FTP server merupakan semacam perangkat guna memberikan akses file, melakukan pengunduhan hingga menambahkan file tambahan di dalamnya.

Secara umu, FTP akan memanfaatkan port TCP 21. Hal tersebut bisa dilakukan jika pengguna belum menentukan nama host guna FTP server yang dimiliki. Akan tetapi, apabila sudah maka bisa langsung mengakses alamat URL melalui laman pencarian internet yang dipakai.

FTP Server Digunakan pada Topologi Jaringan dengan Arsitektur Apa?

Sebagai protokol paling tua dan masih bisa digunakan sampai detik ini, tentu membuat FTP begitu menarik dipahami. Apalagi tentang FTP server. Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya FTP server digunakan pada topologi jaringan yang bagaimana?

Tahukah Anda bahwa FTP server digunakan pada topologi jaringan dengan arsitektur client-server. Nantinya, komputer yang akan dijadikan sebagai server terinstal aplikasi FTP server sebagai suatu media penyedia layanan.

Sementara itu, komputer lainnya akan bertindak sebagai client (pengguna layanan FTP server tersebut. Proses kerja FTP server dalam melakukan komunikasi data akan memanfaatkan port 21 serta memakai protokol Transmission Control Protocol atau TCP.

Metode FTP Server

Setidaknya terdapat dua metode FTP server yang perlu Anda tahu. Terlebih ketika Anda hendak menjalankan FTP server baik untuk skala kantoran kecil maupun besar. Lalu, apa saja metode FTP server yang bisa diketahui tersebut?

  • User Authentication LoginĀ 

User authentication login merupakan metode yang menjadikan seorang pengguna harus mempunyai username lengkap dengan passwordnya agar bisa mengakses FTP tersebut. Jadi, jika tidak mempunyai username dan password maka tidak dapat mengakses FTP tersebut.

Bisa dikatakan bahwa metode user authentication login ini lebih aman karena bisa menjamin seluruh keamanan data yang ada. Dengan demikian, maka tidak banyak orang yang bisa membuka akses FTP tersebut.

  • Anonymous LoginĀ 

Anonymous Login merupakan suatu metode yang memungkinkan pengguna bersangkutan bisa dengan mudahnya mengakses FTP server secara anonim. Dengan begini, maka pengguna tidak perlu menggunakan usernama dan password.

Bisa dikatakan metode akses FTP ini kurang aman daripada metode sebelumnya. Jadi, pengguna anonim bisa melakukan apa saja semau mereka. Mulai dari membuka, mengubah maupun melakukan penghapusan file dan folder tertentu.

Sekarang Anda tentu sudah tahu FTP server digunakan pada topologi jaringan dengan arsitektur apa. Tentu saja jawabannya ialah client-server. Selain itu, Anda juga harus tahu bahwa FTP server mempunyai dua metode akses yang cukup penting yakni user authentication login dan anonymous login.

Gambar header Depositphotos.

Leave a Comment

ten − 3 =